Mengenal Pajak Lebih Dekat

Pajak tentu tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia, pajak mempunyai fungsi untuk melakukan pembangunan di dalam negeri. Semua yang ada di negeri ini akan terkena iuran pajak. Ada slogan yang sangat sering kita baca yang berbunyi seperti ini, orang Indonesia harus wajib membayar pajak.

Silahkan Konsultasikan Masalah Pajak Anda

Telp saya

Kirim SMS ke saya

No Telkomsel 0813.5406.6260

jasa konsultan pajak dan akunting murah dan profesional : siap bantu memecahkan masalah laporan perpajakan

Apa itu Pajak ? – Jasa Konsultan Pajak & Keuangan

Selama ini orang hanya tahu dan mendengar istilah pajak (atau tax dalam bahasa inggris) melalui berbagai media saja seperti koran, majalah, dan televisi serta iklan layanan masyarakat, namun mereka banyak yang tidak tahu apa yang dimaksud sebenarnya dengan perpajakan itu. Pajak adalah setoran atau iuran yang berasal dari rakyat yang dibayarkan kepada kas negara atau pemerintah menurut undang-undang yang berlaku dan sangat memaksa. Secara umum bisa diartikan sebagai pungutan yang diselenggarakan oleh pihak pemerintah didasarkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Indonesia dan hasil pungutan pajak itu digunakan untuk membiayai pengeluaran umum dari pemerintah yang jasa-jasanya tidak dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas atau rakyat Indonesia. Jika kita mendengar kata pajak, kita langsung mengaitkannya dengan wajib pajak, apakah itu yang dimaksud dengan wajib pajak? ini bisa diartikan sebagai badan atau lembaga atau personal pribadi individu yang diwajibkan untuk membayar, pemotong, dan sebagai pemungut iuran pajak dengan memiliki hal dan kewajiban perpajakan berdasarkan ketentuan dari perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Dengan kata lain bahwa di negeri Indonesia ini ada badan dan perorangan yang wajib dalam membayar biaya iuran pajak kepada negara, jika hal itu tidak dilakukan maka badan atau orang itu akan terkena sanksi dari negara ini. Pribadi yang wajib membayar adalah seorang pengusaha atau wiraswastawan, pengusaha merupakan seorang pribadi atau badan yang memiliki suatu usaha atau memiliki pekerjaan dalam menciptakan barang, memasukkan barang ke dalam negeri ( impor ), mengirimkan barang ke luar negeri atau ekspor, memiliki usaha perdagangan baik di dalam negeri maupun luar negeri, orang yang memiliki kegiatan dalam memanfaatkan barang yang tidak memiliki wujud dari luar daerah, orang yang memiliki usaha jasa atau bisa juga menjalankan usaha baik itu dari dalam daerah maupun luar daerah. Bisa dibilang pengusaha atau wiraswasta yang memiliki usaha dalam bentuk barang maupun jasa akan terkena iuran pajak pribadi dan juga untuk tempat usaha yang dia miliki, beban pajak yang harus disetorkan atau dibayarkan adalah pajak bumi dan bangunan atau istilah yang kita kenal adalah PBB. Oleh sebab itu tempat usaha yang memiliki usaha skala besar juga akan dikenakan, seperti kegiatan usaha wisata tempat penginapan hotel dan restauran pun akan terkena oleh iuran pajak. Konsumen yang menginap di hotel mulai dari hotel kelas melati dan tentunya sampai ke bintang 5, makan di restauran tentu akan dikenakan tag and service. Pajak Pertambahan Nilai atau yang biasa disebut dengan PPn merupakan salah satu jenis pajak yang bersifat tidak langsung dimana beban dari pajak tidak dapat untuk digeserkan kepada pihak lain dan memiliki tujuan akhir berupa orang ketiga seperti konsumen dan pemakai. Untuk pihak kedua adalah seorang wp yang bertugas untuk memungut iuran pajak yang digunakan untuk kepentingan dari pihak pertama atau yang biasa disebut dengan aparatur pajak. Yang menjadi dasar hukum dari PPn ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1982, Undang-Undang itu membahas tentang PPn untuk barang dan Jasa serta PPn BM. Pada dasarnya PPn ini dikenakan terhadap barang yang memiliki nilai tambah dan barang yang melewati beberapa proses produksi atau pabrikasi, semua itu disebut dengan Barang Kena Pajak. Selain PPn kita juga mengenal degan PPh. PPh merupakan pajak yang dikenal sebagai pajak penghasilan, orang yang memiliki penghasilan (biasanya gaji) dalam jumlah tertentu akan terkena PPh. PPh juga dikenal sebagai pajak yang dibebankan terhadap penghasilan setiap perusahaan dan beberapa badan hukum lainnya. PPh ini bisa diberlakukan secara proporsional, regersif maupun secara progresif. NPWP atau kepanjangannya adalah Nomor Pokok Wajib Pajak merupakan nomor yang diberikan kepada para wp yang digunakan sebagai sarana yang dijadikan sebagai tanda pengenal atau sebuah identitas bagi setiap para wp ketika melaksanakan kewajiban dan haknya dalam bidang perpajakan. Untuk bisa memperoleh atau memiliki NPWP ini seorang wajib harus mendaftarkan diri pada Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ) atau mendaftarkan diri kepada KP dengan mengisi beberapa lembar formulir yang disediakan untuk dijadikan sebagai syarat pendaftaran disertai dengan lampiran administrasi yang diperlukan dalam memperoleh NPWP. NPWP ini amat sangat penting bagi Anda karena NPWP memiliki beberapa fungsi, fungsi itu adalah syarat administratif dalam perpajakan, sebagai identitas bagi wp, serta sebagai sarana ketertiban ketika pembayaran dan melakukan pengawasan adminstrasi di bidang perpajakan, NPWP juga sering ditulis dalam setiap dokumen pajak. Pada postingan jasakonsultanpajak.org selanjutnya akan dijelaskan apa saja manfaat NPWP

SPT Wajib Pajak Masa Dan Tahunan – Jasa Konsultan Pajak & Keuangan

Hampir sebagian besar orang masih asing dan awam dengan istilah SPT, SPT merupakan surat pemberitahuan yang digunakan oleh sang wp ketika melaporkan dan menghitung ketika melakukan pembayaran pajak, objek pajak maupun bukan dari objek pajak dan atau harta dan kewajiban yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. SPT dibagi menjadi dua yaitu SPT Badan dan SPT Pribadi. SPT Badan adalah Surat Pemberitahuan yang dilayangkan dari perpajakan kepada badan atau perusahaan yang terkena wajib pajak, sedangkan SPT pribadi merupakan surat pemberitahuan yang dilayangkan dari perpajakan untuk orang yang terkena wajib pajak.

Laporan SPT Wajib Pajak Tahunan – Jasa Konsultan Pajak & Keuangan

Kita semua tahu bahwa SPT merupakan surat pemberitahuan yang berguna ketika akan membayar iuran pajak, SPT itu memiliki beberapa laporan yang harus dilaporkan kepada perpajakan negara. Diantaranya adalah laporan setor lapor, e-spt, efiling, denda, bukti potong dan surat setoran pajak atau SSP. Setor lapor merupakan batas waktu dimana sang wp harus menyetor sejumlah pajak yang dibebankan kepadanya dan melaporkannya menggunakan SPT yang dia miliki kepada perpajakan. E-SPT merupakan Surat Pemberitahuan Elektronik (sifatnya online), jadi surat pemberitahuan yang dilayangkan atau diberikan kepada wp bersifat elektronik berupa soft copy dan bukan hard copy. E-SPT merupakan sebuah aplikasi yang dibuat oleh bagian perpajakan yang berfungsi untuk memudahkan sang wp ketika menyampaikan dan melaporkan SPT yang dia miliki. Beberapa aplikasi mulai di berikan oleh bagian perpajakan agar wajib pajaknya mudah dalam melakukan pelaporan atas pajak yang dia tanggung. Selain e-spt sekarang ada juga yang namanya e-filing, e-filing adalah electronic filing. E-filing merupakan sistem yang digunakan dalam pelaporan SPT dengan menggunakan media internet secara online tanpa melalui pihak lain dan yang jelas tanpa biaya apapun. E-filing di bidang perpajakan bisa Anda akses melalui efiling.pajak.go.id dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak sehingga memudahlan bagi wp dalam melakukan pengisisan dan menyerahkan laporan SPT. Hal ini sangat memudahkan Anda, sehingga Anda tidak perlu antri lagi (ini sangat memudahkan petugas dalam memproses), terjebak dalam kemacetan dan sebagainya. Anda tinggal mengakses efiling.pajak.go.id SPT Anda pun bisa segera dilaporkan (namun sosialisasi tentang e-filing masih kurang baik dan ini menyebabkan banyaknya wp yang datang langsung untuk membayar). Denda merupakan biaya tambahan yang harus dikeluarkan oleh wp jika penyetoran dan pelaporannya lebih dari jatuh tempo. Oleh sebab itulah wp harus terkena denda. Bukti potong pajak adalah merupakan bukti yang dikeluarkan oleh negara untuk memberikan potongan kepada wp yang terkena iuran pajak penghasilan atas suatu transaksi tertentu hal ini juga dikenal dengan istilah Holding Tax. Surat setoran pajak merupakan bukti yang diterima oleh wajib pajak ketika dia telah menyetorkan pajaknya kepada perpajakan.

 

JasaKonsultanPajak.Org Solusi Untuk Anda Yang Mengalami Kesulitan Untuk Penyusunan Laporan Pajak dan Keuangan

pokok-pokok bahasan :

  • slogan pajak 2016 (2)
  • mengenal pajak (2)
  • contoh pajak spt untuk hotel menengah (2)
  • contoh slogan konsultasi perpajakan (1)
  • slogan pajak (1)
  • perbedaan pp 46 dan nppn (1)
  • penjelasan antara penghasilan dengan jumlah PPN yang di lapor (1)
  • mengetahui lebih dalam tentang perpajakan (1)
  • mengenal pajak perorangan (1)
  • mengenal pajak lebih dekat (1)
  • cara buat spt tahunan badan potongan 1% (1)
  • kompensasi lebih bayar pph 21 pns (1)
  • jelaskan penyebab penghasilam bunga bukan merupakan objek pajak penghasilan final (1)
  • jasa menghitung pajak spt di banjarmasin (1)
  • gambar dan slogan tentang perpajakan (1)
  • apa sih tujuan kita melakukan kompensasi saat lebih bayar pajak (1)